Minggu, 22 Januari 2012

PENGERTIAN RINGKASAN


1. Pengertian Ringkasan :

Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proporsional tetap di pertahankan dalam bentuknya yang singkat atau suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Kata précis berarti memotong atau memangkas.

2. LangKah – Langkah Membuat Ringkasan :

a. Membaca naskah asli

 Kalau perlu diulang beberapa kali untuk mengetahui kesan umum tantang karangan itu secara menyeluruh. Penulis perlu juga mengetahui maksud pengarang dan sudut pandang pengarang.

b. Mencatat gagasan utama

 Pencatatan itu dilakukan dengan tujuan.

· Pengamanan agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-pokok yang dicatat itu penting atau tidak

· Catatan ini juga akan menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya. Tujuan terpenting dari pencatatan ini adalah agar tanpa ikatan teks asli, penulis mulai menulis kembali untuk menyusun kembali untuk menyusun sebuah ringkasan dengan mempergunakan pokok-pokok yang telah dicatat.

c. Mengadakan reproduksi

 Hal yang harus diperhatikan bahwa dengan catatan tadi, ia harus menyusun suatu wacana yang jelas dan dapat diterima akal sehat, dan sekaligus menggambarkan kembali isi dari karangan aslinya.

d. Ketentuan tambahan

 Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ringkasan itu diterima sebagai suatu tulisan yang baik.

Sebaiknya dalam menyusun ringkasan dipergunakan kalimat tunggal dari pada kalimat majemuk. Kalimat majemuk menunjukan bahwa ada dua gagasan atau lebih yang bersifat paralel. Bila kalimat majemuk telitilah kembali apakah tidak mungkin dijadikan kalimat tunggal.

Bila mungkin ringkaslah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata. Begitu pula rangkaian gagasan yang panjang hendaknya diganti dengan suatu gagasan sentral saja.

Jumlah alinea tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan. Alinea yang mengandung ilustrasi, contoh, deskripsi, dan sebagainya dapat dihilangkan, kecuali yang dianggap penting.

 Bila mungkin semua keterangan atau kata sifat dibuang. Kadang-kadang sebuah kata sifat atau keterangan masih dipertahankan untuk menjelaskan gagasan umum yang tersirat dalam rangkaian keterangan, atau rangkaian kata sifat yang terdapat dalam naskah.

3. Manfaat Membuat Ringkasan :

1. Karena dengan meringkas kita dapat memudahkan membaca isi yang penting –penting

2. Dengan meringkas kita dapat mengingat lebih mudah

3. Lebih memahami setelah kita meringkas sehingga tidak mudah lupa

Inilah Perbedaan Ringkasan dan Rangkuman http://nilaitp.wordpress.com/2010/09/04/inilah-perbedaan-ringkasan-dan-rangkuman/

Mungkin bagi kita ringkasan dan rangkuman sama saja, tetapi kenyataannya berbeda.

 Di bagian bentuk atau strukturnya di mana ringkasan beberapa kalimat-kalimat yang dipisah dengan angka-angka atau butir-butir di mana setiap kalimat dalam satu butir atau angka tersebut memiliki satu ide pokok atau mengandung satu intisari yang jelas.

· Sedangkan rangkuman kalimat-kalimat tersebut telah disusun rapi dan tidak terpisah satu dengan yang lainnya di mana membentuk beberapa paragraf dan setiap paragraf memiliki satu ide pokok/pemikiran.

 Dilihat dari ada tidaknya pendapat dari penulis. Di mana ringkasan tidak memiliki pendapat para peringkas suatu buku dan sebagainya. Jadi, ringkasan itu benar-benar murni diambil dari sesuatu yang diringkas itu sendiri dengan hanya mengambil pokok-pokok pentingnya saja dan mengabaikan bentuk maupun isinya. Biasanya ringkasan ini paling tepat digunakan pada saat wawancara.

· Lalu rangkuman memiliki pendapat dari penulis terhadap sesuatu yang ia rangkum. Jadi, rangkuman memang benar-benar disusun secara runtut dan jelas.

Jadi, intinya ringkasan merupakan bagian dari rangkuman yang belum disusun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar